Bagaimana memperkecil ukuran gambar dan foto?

Mungkin setelah membaca judul posting ini anda akan bertanya: untuk apa memperkecil ukuran gambar dan foto? Jawaban paling ringkas adalah agar ukuran bytenya menjadi lebih kecil dalam format yang sama. Kemudian pernahkah anda mengirimkan foto melalui email memakan waktu lebih dari 15 menit?
Semakin besar ukuran foto yang anda kirim maka semakin lebih lama waktu yang dibutuhkan untuk mengirimkan foto tersebut. Demikian sebaliknya, semakin kecil ukuran filenya maka semakin cepat proses mengirimkannya melalui internet.

Tahukah anda bahwa ukuran foto dalam satuan pixel/ resolusi selalu berbanding lurus dengan besarnya file dalam satuan byte dalam format yang sama? Artinya semakin besar perkalian panjang dan lebar serta kedalaman warna sebuah foto selalu mengakibatkan semakin besar file tersebut, misalnya foto yang resolusinya  800×600 akan lebih kecil byte-nya dibanding foto dengan resolusi 1024×768.

Saya beri contoh dalam foto-foto berikut ini:

foto awal dengan resolusi 1536x2048, besarnya 600kb


Gambar A. Sebelum diubah ukurannya.

filenya menjadi kecil dengan ukuran 20.4 KB

Gambar B. Sesudah diubah ukurannya.

Dari kedua contoh foto diatas, dapat kita lihat bahwa Gambar A memiliki dimensi 1536 x 2048 dengan ukuran 600 KB sedangkan Gambar B memiliki dimensi 206 x 314 dengan ukuran 20,4 KB. Kedua Gambar A dan B adalah foto yang sama diambil dengan kamera Canon Power Shot A400 dengan tipe JPG. Gambar yang memiliki dimensi lebih besar memiliki byte yang lebih besar juga. Gambar B memiliki ukuran file yang jauh lebih kecil dibandingkan

Lalu bagaimana caranya?

Untuk merubah ukuran dimensi sebuah foto saya menggunakan Microsoft Office Picture Manager, aplikasi ini sudah ada di komputer jika komputernya memiliki Microsoft Office (Word, Excel, dll).  Berikut ini langkah-langkahnya yaitu:

1. Buka file foto dengan Microsoft Office Picture Manager, file yang dipilih adalah IMG_0008.jpg dengan dimensi 1536 x 2048 dengan besar file 600kb seperti pada Gambar A, kemudian klik Edit Picture seperti pada gambar yang dilingkari warna merah.

Open with Picture Manager

2. Lalu klik Resize seperti pada gambar yang dilingkari warna merah dibawah ini:

3. Langkah berikutnya adalah menentukan ukuran dimensi foto dan setelah itu jangan lupa untuk mengklik
tombol OK.

Ada beberapa pilihan seperti yang terlihat pada gambar berikut:

Pilihlah ukuran gambar sesuai dengan keperluan anda. Pada Size setting summary tertulis bahwa ukuran dimensi foto sudah berubah dari 1536 x 2048 menjadi 235 x 313 pixels. Harap diingat semakin kecil ukuran dimensi foto maka semakin sulit untuk melihat detail sebuah foto. Jika anda masih menginginkan detail foto masih tetap terlihat, pertahankan dimensi foto diatas 800 x 600 pixels.

4. Langkah terkahir yang tak kalah pentingnya adalah menyimpan file tersebut.
Jika anda memilih Save maka file aslinya akan ditimpa sebab itu saya sarankan anda memilih Save As
jika anda masih membutuhkan detail dari foto asli. Hasil dari proses ini adalah seperti terlihat pada Gambar B dimana dimensinya sudah berubah menjadi 206 x 314 pixel dengan ukuran 20,4 KB
Dengan ukuran demikian tentulah proses pengiriman file melalui internet menjadi lebih cepat dibandingkan file aslinya yang ukurannya 600 KB.

Didalam kesempatan yang lain saya akan membukakan cara bagaimana mengkonversi jenis-jenis format foto atau gambar, semisal dari JPG ke BMP, ke TIFF, ke PNG atau sebaliknya. Karena masing-masing format foto memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung kita mau memilih jenis format yang mana. Didalam posting kali ini saya memilih format JPG karena kelebihan format ini selain ukurannya yang kecil juga tetap mempertahankan kualitas gambar yang ada.  Selamat mencoba :)

2 comments Mei 13, 2008

Ingin kurus?

Tubuh impianJika saya membaca pertanyaan diatas 10 tahun yang lalu maka kata ‘ingin kurus?’ cukup menggelikan ditelinga saya karena waktu itu berat saya hanya 45-48 dan sudah hebat kali bisa dapat 50kg. Kenapa ditanya ingin kurus? Saya malah ingin gemuk. Waktu itu bagiku menaikkan berat badan yang susah, bahkan sampai pola makan 4 kali sehari dan minum susu serta tidur cukup pun tidak membantu . Bagiku justru menguruskan badan yang mudah hehehehehe.

Dalam kurun waktu 4 tahun segala sesuatu yang berhubungan dengan timbanganpun berubah. Dari berat badan 48 kilogram berubah menjadi 68 kilogram. hahahahahah :) Anda bisa bayangkan kenaikan 20kg seperti apa itu? Meskipun aku belum masuk kategori obesitas tapi overweight mungkin. Dalam posisi seperti inilah akhirnya aku bisa memahami pertanyaan kenapa banyak orang ingin kurus. Semua tidak segampang membalikkan telapak tangan. Seperti susahnya untuk berubah dari kurus ke gemuk juga demikian dari gemuk ke kurus. Begitupun saya punya tips buat rekan-rekan yang ingin kurus, silahkan membaca lebih lanjut sambil berkonsentrasi tinggi.. hehehehehe.

Saat ini bagi saya untuk menjadi gemuk dan menjadi kurus bukanlah hal yang sulit karena bagi saya kedua hal ini adalah pilihan hidup dan saya sudah pernah menjalani keduanya meskipun saat ini saya lebih memilih memiliki berat badan ideal :) Ada banyak cara untuk menjadi kurus atau menurunkan berat badan, saran saya berikut ini bolehlah untuk saudara lakukan yaitu:

Kurus dan gemuk1. Komitmen. Apapun cerita dalam hidup ini, jika anda tidak komit janganlah mengharapkan hasil terbaik bisa terjadi. Jika anda menganggap sesuatu ini penting maka sesuatu ini juga penting untuk dikerjakan dan diraih. Sebab itu layaknya dia mendapatkan komitmen darimu dan prioritasmu. Anda harus punya komitmen untuk menurunkan berat badan.

2. Timbanglah dan catatlah berat badan anda sebelum memulai program ini agar anda tahu seberapa besar perjuangan yang anda lakukan dan semuanya itu tidak sia-sia.

3. Catatlah pola makan dan asupan gizi anda sebelum memulai program penurunan berat badan ini.

4. Sesuaikan pola makan dengan program-program diet yang anda dapatkan atau anda dapat mengikuti pola makan yang saya terapkan yaitu:

  • Sarapan pagi diganti dengan sereal saja atau porsi nasi dikurangi sampai segenggam saja. Jika anda merasa lapar, belajarlah mengontrol rasa lapar anda, anggaplah anda sedang berpuasa. Namun jika anda gak tahan makanlah sayur.
  • Makan siang seperti biasa, tidak ada yang perlu dikurangi kecuali nasi. Usahakan untuk menutupi rasa lapar anda makanlah buah-buahan.
  • Makan malam sebaiknya sayuran saja misalnya pecal dan juga buah-buahan seperti pepaya yang bagus untuk pencernaan.
  • Usahakan diluar pola makan 3x sehari diatas tidak ada lagi snack tambahan. hehehehe ;) namanya aja lagi diet.

Kurus atau langsing?5. Sesuaikan juga kegiatan anda agar program diet anda justru tidak membuat anda kurus tak karuan (jadi sakit) atau malah tidak berhasil sama sekali tetapi membuat anda tetap sehat dan bugar. Olahraga setiap pagi adalah hal yang baik untuk tetap dikerjakan walaupun sedang dalam program diet. Anda bisa melakukan seperti yang saya lakukan yaitu: ambil waktu 15 sampai maksimal 30 menit saja setiap hari untuk olah raga ringan dan senam, usahakan sampai berkeringat.

Diluar 5 hal alamiah diatas jika anda merasa perlu untuk meminum obat dalam rangka menurunkan berat badan, anda dapat meminum obat reductyl atau xenical seperti yang disarankan oleh teman saya (walaupun saya dan teman saya itu tidak merekomendasikan hal ini, kami lebih memilih yang alamiah).

Kedua obat ini memiliki cara kerja yang berbeda, reductyl atau reductil (sibutramine) bekerja langsung ke sistem saraf pusat sementara xenical kerjanya lokal di saluran pencernaan.

XENICAL

Xenical adalah suatu penghambat enzim lipase saluran cerna yang poten dan spesifik dengan lama kerja yang panjang. Bekerja pada lumen lambung dan usus halus dengan membentuk suatu ikatan kovalen pada bagian serine yang aktif dari lipase pankreas dan lambung. Enzim yang di non-aktifkan tersebut dengan demikian tidak dapat menghidrolisis trigliserida makanan menjadi asam lemak bebas dan monogliserida yang dapat diabsorpsi. Karena trigliserida yang utuh tidak diserap, maka defisit kalori akan berdampak positif pada pengaturan berat badan. Dengan demikian tidak diperlukan absorpsi sistemik dari obat untuk dapat melakukan aktivitas kerjanya. Lebih lengkap tentang Xenical? Klik disini

Perbandingan antara Xenical dan Reductil sebagai berikut:
Maaf, belum sempat untuk menerjemahkan :)

Xenical (Orlistat) Reductil (Sibutramine)
What is it? Xenical is a lipase inhibitor. Its active ingredient is lipostatin. Reductil is a satiety enhancer. Its active ingredient is sibutramine hydrochloride.
How does it work? Xenical blocks the action of the fat-digesting lipase enzymes in the intestine. This stops around 30 percent of the fat you’ve eaten from being absorbed. It simply passes through your digestive system and you lose weight as a result. Reductil blocks the nerve cells that release and reabsorb serotonin. This means serotonin levels increase. These act in the brain and enhance feelings of fullness so that you eat less and consequently lose weight.
Who is it suitable for? Your doctor will decide whether Xenical is suitable for you. It will only be prescribed if your Body Mass Index (BMI) is 30 or more or your BMI is 28 or more and you have other health problems such as heart disease or type 2 diabetes. You’ll also only be prescribed Xenical if dieting and exercise alone have produced a weight loss of at least 2.5kg over four weeks. In contrast, it’ll be discontinued if you haven’t lost at least five percent of your body weight after 12 weeks. Your doctor will decide whether Reductil is suitable for you. It will only be prescribed if your Body Mass Index (BMI) is 30 or more or your BMI is 27 or more and you have other weight-related health problems.
Do I still need to diet and exercise? Yes! To avoid unpleasant side effects, you should follow a reduced-calorie diet where no more than 30 percent of calories come from fat. Taking more exercise is also recommended. Yes! Reductil should be used in conjunction with a reduced-calorie diet. Taking more exercise is also recommended.
Is there any proof that it works? Xenical has been extensively studied. In clinical trials, almost twice as many patients who received Xenical, achieved an average weight loss of 10 percent or more of their body weight in one year, compared to those on diet alone. Reductil has also been studied. When used in combination with a reduced-calorie diet and appropriate physical activity, 77 percent of patients achieved weight loss that benefited their health.
What support do patients get? Patients have access to the Medical Action Plan (MAP). This 12-month plan provides information to help patients follow a reduced-calorie diet providing less than 30 percent of daily calories from fat. It also includes advice on how to increase activity levels. Patients have access to the Change for Life programme. This 12-month package provides motivational support and advice on healthy eating and physical activity to encourage permanent behavioural and lifestyle changes.
Are there any side effects? Unabsorbed fat can cause loose stools and flatulence. Xenical also interferes with the absorption of the fat-soluble vitamins A, D, E, and K, so you might need to take supplements. The most common side effects include insomnia, constipation, a dry mouth and small increases in blood pressure.

Reductil

Ingin tahu lebih lengkap tentang Reductil? Klik disini

Jadi yang mana anda pilih? Semua terserah anda. Jika anda menanyakan kepada saya, saya memilih cara alamiah dan sudah terbukti bagi saya. Dan setiap orang memiliki tanggung jawab bagi dirinya sendiri. Seperti saya memilih untuk menuliskan hal ini, saya kira saudara punya pilihan untuk mengerjakan hal yang anda anggap benar. Semoga berhasil!

:)

3 comments Mei 7, 2008

Previous Posts


Kategori

 

Juli 2008
S S R K J S M
« Mei    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blogroll

Tag

Komentar Terakhir

thamrin di Bagaimana memperkecil ukuran g…
Asken Sinaga di Bagaimana memperkecil ukuran g…
thamrindsa di Ingin kurus?
mcrlopha di Ingin kurus?
thamrindsa di Ingin kurus?

Blog Stats

Top Clicks

Top Posts